Kateglo
Kateglo adalah aplikasi dan layanan web sumber dan isi terbuka untuk kamus, tesaurus, dan glosarium bahasa Indonesia. Namanya diambil dari akronim unsur layanannya: ka(mus), te(saurus), dan glo(sarium).
Semoga layanan ini dapat berguna bagi para pengguna bahasa Indonesia. Silakan tinggalkan komentar Anda mengenai Kateglo di bawah ini.
lam kenal,,,,,,,,,,,tulisannya bagus
lam kenal,,,,,,,,,,,,,,,
tulisannya bagus,,!!!,,,berkat tulisan ini tugas saya dapat terselesaikan
hai Ivan,
kok “saffron” dipadankan dengan kunyit? Setahu saya kunyit itu padanannya “tumeric”.
Yaling
Salam kenal sebelumnya.
Keren… 4 jempol untuk para pengembang dan kontributor.
Saya bersemangat bergabung mengembangkan media ini, bisakah saya ikut bergabung, bagaimana cara saya dapat berkontribusi?
Silakan berkunjung ke http://code.google.com/p/kateglo. Ada tautan ke milisnya juga kok.
keren..
tapi bisakah unsur pelajaran tata bahasa dimasukkan sekalian di dalamnya? seperti ditambahkan keterangan bahwa kata itu adalah kata majemuk, dan sebagainya. terimakasih.
ps : saya merasa sangat terbantu dengan adanya website ini . .. Maju terus kateglo.. saya tunggu versi yang lebih lengkap dan bagus lagi.. ^^
kateglo membantu saya dalam mencari arti dari kata-kata yang masih belum saya pahami, tetapi perlu dilengkapi lagi kosakatanya, perlu adanya peng-upgrade-an agar selalu fresh dan kita bisa lebih update tentang kata-kata baru berikut artinya. Terus semangat!
1. “Dawai gitar,” sudah takasing lagi bagi kita semua; “dawai” (KBI’83) kawat halus. Tiba pada “fly (flight) by wire” dipadankan dengan “terbang dengan dawai” Dengan padanan ini dan definisi “dawai,” apa kira-kira pengertian Anda tentang ini?
2. “in-flight refuelling” dipadankan dengan “pengisian bahan bakar penerbangan.” Apa kira-kira artinya buat Anda?
3. Hal yang sama untuk “powered flight” yang dipadankan dengan “penerbangan terdaya; penerbangan gaya.”
3. “Powered flight” serupa dengan “powered boat” yang menurut saya lebih tepat dipadankan dengan “penerbangan bermotor” untuk dibandingkan dengan penerbangan dengan balon atau dengan pesawat terbang layang.
2. Bila satu pesawat terbang melakukan “in-flight refuelling” pesawat tersebut akan mencari pesawat terbang tangki yang menjulurkan selang berdaun di ujungnya untuk mencegah bergetarnya ujung tsb akibat tiupan angin. Pesawat yang membutuhkan bahan bakar akan berusaha mempertemukan moncong pengisinya dengan ujung selang yang terjulur tadi dan setelah bertaut barulah terjadi aliran (pengisian) bahan bakar. Jadi menurut saya padanannya ialah “pengisian bahan bakar semasa terbang” yang serupa dengan “in-flight entertainment.”
1. Dulu, gerakan setir yang dikendalikan oleh pilot dipindahkan dengan sistem kabel baja ke tempat-tempat bidang kemudi pesawat terbang, misalnya sirip ekor untuk mengatur arah terbang. Belakangan, sejalan dengan kemajuan mekatronika, kabel baja itu telah digantkan dengan kabel listrik: gerakan setir yang dijalankan oleh pilot diubah menjadi arus listrik dan dialirkan ke pengendali oli hidraulik yang kemudian mengirim oli ke piston (silinder) penggerak bidang kemudi. Jadi, pada sistem “fly by-wire” tidak dijumpai lagi rentangan kabel baja (seperti kabel mobil derek tetapi lebih kecil diameternya) tetapi sudah berupa jalur kabel listrik sehingga pilot tidak secara langsung mengerahkan tenaga untuk menggerakkan bidang kemudi. Dengan pengertian ini saya selama ini memadankannya dengan “terbang dengan-kawat” (tanpa listrik).
Zul
1. Yang pernah belajar fisika di smp tentunya masih ingat bahwa ‘Coulomb” adalah satuan muatan listrik yang diambil dari nama salah seorang ilmuwan dalam bidang fisika. Dalam Kateglo ini oleh Pusba diubah menjadi ‘koulom,’ apakah dibenarkan mengubah ejaan nama orang? Pengalihan ejaan yang demikian sama saja dengan mengabaikan perhormatan dunia keilmuan terhadap orang yang bernama Coulomb: penamaan satuan muatan listrik ini atas nama Coulomb ialah sebagai bukti penghargaan manusia-manusia yang telah menikmati apa yang diberikan oleh Coulomb pada dunia ilmu pengetahuan.
2. “junction” telah dirampatkan oleh Pusba menjadi “simpang” yang merupakan terjemahan Indonesia atas “junction” dalam bidang teknik transportasi darat walaupun sebenarnya orang sono memaksudkannya sebagai “pertemuan jalan” dan bukan “persimpangan jalan.” Akibatnya, muncullah di Kateglo ini “simpang logam” yang merupakan peristilahan dalam bidang termo-onggok (ngingrisnya: termokopel). “Metal junction” ialah sambungan atau ‘pertemuan’ antara dua jenis logam yang kalau dipanaskan dapat membangkitkan tegangan listrik di antara kedua jenis logam sehingga mengalir arus elektron (baca: listrik) yang kemudian diterjemahkan sebagai ukuran suhu benda yang memanasi ’sambungan’ ini.
Saran saya kepada para pengguna Kateglo: selalulah periksa arti kata per kata sebelum menggunakan begitu saja apa yang telah direka oleh Pusba. Ini perlu dilakukan demi bahasa Indonesia yang sama-sama kita cintai ini.
Zul
mau menanyakan tentang kenapa alih bahasa dari Anova = Analysis of Variance kalau dibahasa Indonesiakan menjadi Analisis Varians, adakah dasar menjadikannya varians memakai huruf s?
PUPI para. 6.9.2: Akhiran sumber Indo-Eropa -ANCE, -ENCE diindonesikan menjadi -ANS, -ENS: variANCE –> variANS.
Waaah makasih ya buat yg udah membuat semua ini.. Andai jaman kuliah dulu udah ada situs ini, hihihi..
waaaaaaaaaaaaaaaaaa! kereeeeeeeeeennnnnn bwangettttttttttt dechhhhh! you rock!
Pak Ivan,
Terima kasih atas hadirnya kateglo ini. Kalau tidak salah ini lisensinya open source kan ya? Dimana repository SVN atau CVS kode sumbernya? Saya lihat di code.google belum muncul. Apakah memungkinkan bagi saya untuk ikut terlibat? Saya ingin menambahkan dan menyempurnakan beberapa API karena saya lihat belum semua modul data memiliki akses via API.
@galihsatria, silakan kunjungi http://code.google.com/p/kateglo/source/list/. Yang sekarang berjalan ada di /trunk. Tetapi coba lihat yang branch /kateglox, itu yang aktif dikembangkan.
kateglo sangat membantu saya dalam membuat daftar sinonim untuk sistem penilai esai yang menjadi topik TA saya. Namun memang saya masih memakainya secara manual atau mencarinya satu demi satu kata tersebut. mungkinkah dikembangkan agar bisa memasukkan dalam bentuk korpus..he3..permintaan yang terlalu berlebihan..tapi terima kasih banyak..karya yang hebat dan membantu sekali mengingat masih miskinnya Indonesia dalam hal-hal seperti ini..
apa pengertian dari ephitermal,hipothermal,mesothermal,alluvial dan,vein…!
1. epithermal neutron = neutron yang mempunyai energi persis di atas termal, yang sebanding dengan energi ikatan kimiawi.
2. hipothermal: suam kuku atau karakteristik hipotermia yaitu temperatur tubuh di bawah normal.
3. sifat tanaman yang hidup pada temperatur sedang.
4. alluvial:dari alluvium = pasir, lanau, lumpur yang diendapkan oleh aliran sungai; secara geologis merupakan lapisan tanah muda seperti tanah yang membentuk dataran Jabodetabek.
5. vein = urat = endapan berbentuk tabung atau lempeng yang menembus batuan sehingga kelihatan menyerupai urat pada batuan tersbut: urat kuarsa, urat kalsit yg merupakan pembentuk utama batu gamping atau marmar.
Sumber: Webster’s dan Dict. of Sci. and Tech. Oxford: La Rose.
Fasilitas online yg luar biasa. Sangat membantu para penulis, penerjemah, penyunting dan siapapun yg memiliki perhatian terhadap bahasa, utamanya bahasa Indonesia. Moga-moga terus ditingkatkan koleksi lemanya. Tak ada salahnya menyerap usulan lema dari para pengunjung, sepanjang usulan itu bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya berdasarkan ilmu bahasa. Dengan demikian koleksi lema situs ini bahkan bisa lebih kaya dibandingkan Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Menurut saya ada sejumlah kata dalam bahasa Indonesia yg patut dipertanyakan kesahihannya berdasarkan pertimbangan ketepatan berbahasa. Kata-kata seperti itu, walaupun telanjur dipakai khalayak luas, semestinya diberi tanda yg menunjukkan kata bersangkutan bermasalah.
Misalnya adalah kata “cerpenis”. Imbuhan “is” lazimnya berasal dari kata serapan yg berimbuhan “ist”. Contohnya “journalist” menjadi “jurnalis”, “novelist” menjadi “novelis”, dsb. Sedangkan “cerpen” adalah kata asli Indonesia. Tidak semestinya ia diberi imbuhan “is” sebagaimana kata serapan. Ketimbang “cerpenis”, yg lebih tepat mestinya adalah “penulis cerpen” atau “pecerpen”, sepadan dengan “ronda” menjadi “peronda”, “silat” menjadi “pesilat”, dagang menjadi “pedagang”, dsb.
Belakangan, saya lihat di media massa, para jurnalis kerap menuliskan istilah “plagiator”. Istilah ini saya kira juga bermasalah. Kata “plagiat” diserap dari bahasa Belanda “plagiaat”. Tetapi dalam bahasa Belanda tidak ada istilah “plagiator”, “plagiatoor”, atau pun kata lain yg mirip itu. Pelaku plagiat dalam bahasa Belanda disebut “plagiaatpleger”. Begitu pun dlm kamus bahasa Inggris, tak ada istilah “plagiator”. Yg ada adalah “plagiarist”.
Jadi istilah “plagiator” bisa jadi dibentuk secara kurang teliti, seolah sepadan dengan istilah “kontraktor”, “mediator”, “moderator” dsb yg memang berasal dari sumber istilah yg jelas ada, misalnya dalam bahasa Inggris memang ada kata “contractor”, “mediator”, “moderator”.
Ketimbang memakai kata “plagiator”, akan lebih tepat jika pengguna bahasa Indonesia memakai kata “penjiplak”.
Sebagai sarana pembelajaran berbahasa, kata-kata yg bermasalah seperti itu semestinya diberi tanda. Bahkan, jika memungkinkan, dilengkapi tautan yg terhubung dg penjelasan tentang mengapa kata-kata tertentu dianggap bermasalah atau tidak tepat.
sigit djatmiko
Mas Sigit,
Terima kasih untuk masukannya yang sangat bagus. Mudah-mudahan Ivan dan Romi sebagai pengasuh (baca: penggagas kateglo) dapat segera mewujudkan masukan berharga ini.
salam,
sofia
luar biasa! bukan main! sangat menolong! terimakasih ya
Bagaimana kalau kateglo dilengkapi dengan sarana untuk mengusulkan lema? Jadi Kateglo bisa diperkaya dengan lema-lema sumbangan pembaca. Seperti wiki, tetapi diatur penuh oleh pemilik.
Saya mau mengomentari istilah yang dimunculkan di GLOSARIUM di atas: “buta huruf”, “melek huruf” sebagai terjemahan dari “literacy”. Istilah Indonesia yang luas kita pakai itu sebetulnya hanya berurusan dengan “basic literacy”, yaitu urusan membaca dan menulis huruf (a, b, c, dst.) Ada yang menambahkan istilah “literacy” sebagai “mahir wacana” untuk pengertian literacy tahap lanjut (yang lebih tinggi), yaitu bukan sekadar dapat membacakan (membaca keras), tetapi memahami benar-benar isi teks, termasuk teks yang rumit-rumit. Lalu, bagaimana mengindonesiakan “information literacy”?
Saya usul dipakai istilah “kecelikan” (kata “celik” ada di KBBI; ini kata Melayu, yang dalam bahasa Jawanya “melek”; cf. istilah “melek huruf”). Kalau kita pakai “celik” atau “kecelikan” sebagai padanan literacy, kita bisa mengatakan: “celik huruf”, “celik informasi”, “celik komputer”, dsb.
Saya melihat glosarium bidang olah-raga disitu tertulis : sudden death = sistem gugur; setahu saya sistem gugur itu = knock-out system.
tolong bidang olah-raga disempurnakan karena saat ini hanya ada 1 entry. saya perlu terjemahan : forehand, backhand, flick, loop drive, piala bergilir, perbedaan referee dan umpire dsb.
Terima kasih dan salam
Sistem gugur memang tidak sama dengan “sudden death.” Sistem gugur merupakan sistem pertandingan yang digunakan di samping sistem kompetisi penuh dan setengah kompetisi. Sistem gugur digunakan sebagai sistem pertandingan jika jumlah peserta sangat banyak yang jika dilaksanakan dengan sistem setengah-kompetisi pun masih memakan waktu yang lama. Sementara itu, “sudden death” adalah satu cara untuk menentukan pemenang jika dalam waktu bakunya pertandingan berakhir seri. Caranya, pertandingan diperpanjang dan KESEBELASAN MANA YANG LEBIH DULU MENGALAHKAN LAWAN (memasukkan gol) KESEBELASAN ITULAH PEMENANG PERTANDINGAN.
Istilah merupakan kesepakatan. Sebetulnya, kalau setuju, kita bisa langsung menggunakan “mati sekonyong.” Istilah ini merupakan ungkapan yang langsung diterjemahkan dari ungkapan Inggris yang di sana pun pasti menjadi masalah kalau “death”-nya yang diperhatikan. Agar tidak mengerikan, mungkin ungkapan ini bisa dipadankan dengan “kalah sekonyong.”
Zul
Selamat dech untuk karya besar kalian semua yang telah membuat kamus on line ini. Semoga makin sempurna dan membantu banyak orang
Keren2 ni situs.gw bs tau apa aj tntg kt2 asing,kata2 yg tdk umum d gnain.
Tp yg plg pntg,pnjlasanya krg memadai,mlai asal muasal,struktr en perkmbganya.
Sya usul seandainya lebih di sempurnakan lagi.
Hi Ivan,
Terima kash banyak ya.. Kateglonya sangat bermanfaat.
Hanya ada masukan sedikit.
Hari ini saya mencari kata “otofokus”
Muncullah “kamera otofokus”.. semua baik-baiks aj asampai saya lihat sinonimnya yaitu “kamisol”.
Hehehehe… kayaknya nggak ya? masak sih kamera otofokus sinonimnnya kamisol? Harus direvisi kali ya…
Thanks ya Van…
Haha, terima kasih ralatnya Mbak. Nanti aku ganti. Ini sumbernya kesalahannya (KKBI):
http://bahtera.org/kateglo/?mod=dictionary&action=view&phrase=kamera
Wah, selamat ya kepada moderator. Akhirnya ada yang peduli untuk memuat kamus bahasa indonesia di internet. Semoga secepatnya menjadi full version.
Maju terus..!!!
Kateglo baik sekali, lebih baik lagi jika bisa mencari lema sebaliknya dari ingris – indonesia dan kolom isian untuk menyarankan lema baru untuk tesaurus dan glosarium
Van, barusan saya coba cari lema “bus”, eh dikasih daftar 190 entri yang mengandung kata “bus” secara alfabetis.
Menurut saya, lebih relevan kalau di urutan atas daftar itu, adalah kata “bus” itu sendiri, diikuti “bus antarkota”, “bus cepat”, … “bus wisata”. Nah abis itu, baru deh bus-bus lain yang gak ada hubungannya dengan “bus” itu. Atau malah gak perlu ditampilkan?
Terima kasih masukannya, Sur. Salah satu hal yang menjadi peer besar memang adalah tampilan halaman pencarian yang lebih “ramah pengguna”. Urutan hasil pencarian menurut relevansi seperti ini memang sangat ideal.
Wah, terima kasih sekali kepada Bahtera. Kateglo sangat berguna.
he he he ?penting ngak mempelajari tentang kalimat majemuk setara
teman sy pengen bergabung n ingin tahu lebih jauh tentang bahasa khususnya kalimata majemuk setara
selamat buat tim Kateglo. Fasilitasnya sangat bermanfaat buat para penulis maupun perterjemah.
LUAR BIASA.
SALAM,
MA RUMAWI ESWE
NGARSA DALEM DUNDUM WARISAN, YOGYAKARTA: LKiS, 2008
Selamat untuk Ivan dan Kateglo-nya yang akhirnya sudah dibawa di depan publik di acara Semiloka Nasional Penerjemahan yang diselenggarakan oleh Bahtera dan MPM dalam rangka ultah Bahtera ke-12.. Semoga Kateglo cepat keluar dari Beta-cycle dan perkembangan isi Kateglo pasti akan terus ditunggu semua pemangku kepentingan Kateglo ^^…
Salam,
Lucy
yang udah ga sabar liat perkembangan2 Kateglo yang sangat membantu pencarian istilah ^_^
Assalamualaikum wr wb
Wkt tahun 2005 Di UNISBA..
Aku seorang tuna rungu
mama ga percaya padaku karena ga ada tuna rungu n bhasa isyarat truz aku uda keluar dr kuliah tp lum dapat kelar.. Tingkat 1..
Aku pengen belajar bhasa isyarat indonesia and inggris tp aku tdk tau alamatnya kursus bhasa isyarat indonesia dan internasional. Kursus bhasa isyarat dimana? Tolong yg kirim ke email aku. makasih..
askum..
ni kamus ya saya lagi cari bahan kulian ni tentang cortusion
bisa dibantu gak..????
Bung Ivan,
Sekali lagi, selamat ya, atas upaya dan kerja keras anda dkk.
Di pintu masuk KaTeGlo tadi muncul nomina (kata benda) “kerbau melukut” dengan definisi “kerbau beras”.
Kata “melukut” masih asing untuk saya, yang menurut KBBI: “me·lu·kut n ujung beras yg terlepas ketika ditumbuk; pecahan beras yg halus; menir:”
Dalam hubungannya dengan “kerbau” rasanya kata “meluku” lebih tepat daripada “melukut”. Menurut KBBI, “lu·ku Jw n bajak; tenggala; me·lu·ku v membajak (sawah); menenggala”.
Saya pribadi cenderung menggunakan kata “kerbau pembajak (sawah)”, atau “kerbau penenggala”.
Sekadar sumbang pendapat, semoga diterima dengan baik.
Salam,
Evie
Rieta,
Hari Minggu ini (19 Juli 2009) Ivan Lanin akan menyosialisasikan (meluncurkan?) Kateglo ini di Malang dalam acara Semiloka Nasional Penerjemahan yang diselenggarakan oleh Bahtera dan MPM.
Tempat acara:
Hotel Trio Indah 2, JL. BS. Riyadi 1-3, Malang.
email panitia: sg_hariyanto @ yahoo.co.id
Salam,
Sugeng
asalamualaikum wr.wb
saya senang dengan adanya situs2 penting itu….saya sarankan tolong diperbanyak karena membagi ilmu mendapat pahala banyak saya ingin bertanya banyak sama anda…tapi saya harus menemukan anda di manaya….
wasalamualaikum wr.wb
Mas ivan,
untuk mencari akhiran -kah, -lah, -an kayaknya gak bisa ya?
Tolong disempurnakan? Atau saya aja yang salah nginputnya?
Hikmat
Keren!!!….
Terima kasih banyak ya Mas Ivan dan Mas Romi. Karyanya membantu sekali untuk para penerjemah.
Halo mas Ivan
apakah konveksi dan konfeksi memang sinonim atau ada kesalahan dalam sumber ??
Ikut membantu Mas Ivan yang sedang sibuk. “Konveksi” (dengan “v”) merupakan istilah dalam bidang fisika (perpindahan kalor atau bahang) antara (permukaan) zat padat dengan gas seperti pada sirip pendingin sepeda motor sementara “konfeksi” (dengan “f”) berurusan dengan “gula-gula” atau “permen” (confectionary) atau, yang lebih dikenal luas dalam masyarakat, berurusan dengan pembuatan pakaian jadi secara besar-besaran atau dengan desain yang rumit (confecton).
Zul
Saya fikir sarana penyebaran versi beta ini dapat dapat juga digunakan untuk mengumpulkan masukan istilah ataupun “kata baru” yang terkait dengan bidang pengguna. Misalnya kata “panting” (Igr, nafas pendek cepat, misalnya pada anjing yang kepanasan) dapat diajukan padanan “ngengap” berasal dari salah satu bahasa daerah di Sulawesi Selatan “ngap”. Begitu juga semisal pembakuan kata “jendel” sebagai padanan “clotting”, bukannya “beku” yang merupakan padanan “freeze” (zat yang membeku dapat mencair lagi, yang menjendel tidak dapat menjadi cair lagi)
Terima kasih.
Tauhid, dr.,MSc., Phyisiologist.
(Mantan Sekretaris Tim Penyusun Istilah Ilmu Faal)
fikir? mungkin maksudnya pikir ya?
Kateglo ide yang baik sekali, dan sangat bermanfaat bagi siapa saja –perseorangan maupun bangsa. Juga bermanfaat bagi berbagai minat dan kepentingan –profesi maupun hobi. Dan yang terpenting, ide ini sudah konkrit!
Kalau ada komentar, barangkali tentang nama kateglo sendiri. Terasa sedikit asing dibanding ‘berdikari’. Sama-sama kata baru tetapi Soekarno berhasil membentuk kata yang mudah diucapkan penutur bahasa Indonesia. Hal yang kedua, banyak piranti lunak atau alamat laman di luar negeri yang ’sukses’, yang menggunakan kata-kata yang sederhana dan mudah diingat, seperti misalnya ’software’, ‘hotmail’, ‘yahoo’, ‘google’, ‘facebook’, dan lain-lain.
Namun bagaimana pun, upaya ini merupakan sesuatu hal yang sungguh istimewa, dan akan saya publikasikan di facebook saya.
Terima kasih untuk ide dan kerja kerasnya.
Sigit
Saya sangat salut untuk website ini. saya ingin akti berkontribusi nanti. saya juga mengembangkan informasi melalui http://www.rumawi.blogspot.com
salam,
MA Rumawi Eswe,
penulis lepas
bu rumawi itha mau minta bantuan tentang mempelajari bahasa khususnya tentang kalimat majemuk setara
saya senang sekali dengan hadirnya situs ini. apakah saya bisa wawancara lebih lanjut dengan pembuatnya? mungkin mas ivan? saya dari sebuah koran di jakarta. terima kasih.
Salam
Ikut berbangga deh dengan dirilisnya situs ini. Ini akan sangat membantu sekali para pegiat bahasa dan terjemah.
Sebagian bagian dari komunitas penerjemah, saya mendukung penuh proses penyempurnaan dan perbaikan berkesinambungan.
Bravo
Egypt-Cairo
Mas Ivan,
Saya coba entri “pile” pada glosarium dan yang keluar “pile cap” (istilah Teknik) yang merujuk ke “poer” (http://id.wikipedia.org/wiki/Poer).
Saya kira rujukan ini keliru, yang lebih tepat adalah “tiang” atau “pancang”.
silahkan baca
http://baciti.blogspot.com/2009/05/pondasi-bored-pile.html
trims
halo mas Ivan,
mungkin itu terkait sama perubahan2 yang terakhir, contohnya kalau kata “pemandangan” diketik dalam kotak pencarian yang paling atas, halaman yang ditampilkan menjadi http://www.bahtera.org/kateglo/index.php?search=Cari&phrase=pemandangan&mod=dictionary, walaupun halaman http://www.bahtera.org/kateglo/?mod=dictionary&action=view&phrase=pemandangan ada ….dan dalam drop-down list operatornya mirip
seorang pengguna kateglo yang senang
arno
Ivan, bagus sekali dan sangat membantu mempercepat pencarian kata, dan sekaligus dapat melihat kata berkaitan lainnya. Selamat ya Ivan.
situs ini keren dan penting banget karena banyak kata2 dalam bahasa indonesia yang tidak saya mengerti
semoga terus maju!!
banyak kata-kata? he-he, cukup banyak kata, biar tidak lebay… Terima kasih.
Wow! Situs penting! Semoga cepat keluar dari beta-cycle.
Emm… boleh usul? Di link dengan google translator kelihatannya bisa lucu nih, jadi sekalian kita bisa translate ke berbagai bahasa.
Ismet