Berikut daftar penulis dan judul tulisannya buku milis Bahtera terbaru Pesona Penyingkap Makna:

Pengantar Ketua Dewan Kehormatan HPI

Prakata

 SEMAKIN BERNAS SEMAKIN BERDAYA

Indria Salim: Singa Mati

  1. Desak Nyoman Pusparini: Terima kasih Facebook!
  2. Dina Begum: Kuliah di HPI
  3. Hanny Wishnuardi: Kuliah Terjemahan di Paris
  4. R.A. Kanya Varistha Devi Puspokusumo: Penerjemah versus Rendah Hati
  5. Ratri Kumudawati: N.A.A.T.I. Kunci Penerjemahan di Australia
  6. Sofia Mansoor: Dari Bankdraft hingga Transfer Antarbank
  7. Tanto Hendy Samidjan: Cara Efektif Mengelola Volume Order
  8. Rosmeilan Siagian: Ikut AJLET, yuk!

 

BUKU DAN PENERJEMAH

Indria Salim: Seiring Sejalan

  1. Desak Nyoman Pusparini: Berkomunikasi dengan Pengarang
  2. Dina Begum: Menerjemahkan Buku yang Sudah Diterjemahkan Siapa Takut?
  3. Maria Perdana: My Odyssey
  4. Rini Nurul Badariyah: Menulis vs Menerjemahkan

 

MAJU KENA MUNDUR KENA

Indra Blanquita Hurip: I, the Interpreter

  1. Dvi Shifa: Dan Aku pun Enggan Menjadi Selebriti
  2. Hanny Wishnuardi: Elle N’a Pas Confiance à Moi? C’est Ca?!
  3. Indah Nuritasari: Maaf, Saya Bukan Tukang Sulap!
  4. Indria Salim: Juru Bahasa Acara Lamaran Pernikahan
  5. Samsu Umar: Tantangan Juru Bahasa: Belajar Bahasa Inggris “Asing”

 

KIAT DAN SIASAT

Dina Begum: Puisi, Syair, dan Sebangsanya

  1. Femmy Syahrani, Rini Nurul, Sofia Mansoor: Catatan Penerjemahan
  2. Daisy Subakti: Mencapai Tingkat Penerjemah Profesional yang Diakui Berbagai Agensi
  3. Indra Listyo: Terjemahan Akurat dan Terbaca Wajar
  4. Wiyanto Suroso: Kiat Menjadi Penerjemah yang Beruntung
  5. Ikram Mahyuddin: Google, Mesin Pencari, Sahabat Penerjemah
  6. Indra Listyo: Pertimbangan Awal Penting Sebelum Melaksanakan Penjurubahasaan
  7. Istiani Prajoko:  Saran untuk Penerjemah Pemula
  8. Ivan Lanin: Mencari Padanan Istilah

 

BUKAN SEKADAR BAHASA

Indria Salim: Kata

  1. Sofia Mansoor: Suka Duka Berbahasa Serumpun
  2. Katsujiro Ueno: Bahasa Indonesia dalam Kehidupan Saya
  3. Nursalam AR: Indonglish
  4. Setyadi Setyapranata: Masalah Pengindonesiaan Istilah Teknis – “MD SMPG-Kasur Hidup”
  5. Niken Terate: Ignorance is A Bliss
  6. Sofia Mansoor: I am going today

 

SISI LAIN

Sugeng Hariyanto: Kerja

  1. Ade Indarta: Satu Hari dalam Kehidupan Penerjemah In-House
  2. Kurnia Amirullah: Sindrom Tourette dan Karya Terjemahanku
  3. Yulia Baso: Diversifikasi Karier

 

MANIS-MANIS PAHIT

Eva Y. Nukman: Deadline

  1. Betty Tiominar: Ternyata
  2. Nursalam AR: Kok Ngantor Lagi?
  3. Rahmad Ibrahim: Menerjemahkan – Antara Hobi dan Sesuatu yang Luar Biasa
  4. Slamet Hartadi: Malam-malam di Gunung Berbatu
  5. Sofia Barata: Translators are Failed Writers
  6. Sri Lestari: Meningkatkan Kualitas, Menaikkan Tarif
  7. Wiyanto Suroso: Menjalani Dua Profesi Sekaligus, atau Harus Memilih?
  8. Nursalam AR: Berawal dari Hinaan

 

TURUN GUNUNG

Sugeng Hariyanto: Jadilah Dirimu yang Terbaik

  1. Sofia Mansoor: TransCon Atma Jaya-dari Oxtail Soup sampai Pukuli Saya
  2. Suzan Piper: Pergaulan dengan Kawan dan Ide di Konferensi AUSIT 2012
  3. Dina Begum: Ketika Penerjemah, Editor, dan Penulis ‘Dikurung’ untuk Menerjemahkan Novel

 

HPI SELAYANG PANDANG

Indra Blanquita Hurip: Untukmu, HPI

  1. Anna Wiksmadhara: Sejarah HPI
  2. D. Rahadi Notowidigdo: Indonesian Directory of Translators and Interpreters
  3. Dina Begum: Temu HPI Komp@k Istimewa Memperingati Hari Jadi ke-39 HPI
  4. Maria E. Sundah: TSN Sebermula …
Pesona Penyingkap Makna

Pesona Penyingkap Makna

Penantian segenap anggota milis Bahtera akan segera berakhir. Setelah menerbitkan buku “Menatah Makna” pada tahun 2011, milis Bahtera akan segera menerbitkan buku ke-3. Dengan penerbitan kali ini, milis Bahtera berarti rutin menerbitkan satu buku setiap 2 tahun sekali dalam 4 tahun terakhir ini.

 

Buku Bahtera 3  akan diluncurkan pada tanggal 20 April 2013 dalam acara pembentukan HPI Komda Bali-Nusra yang disatukan dengan Seminar “Not Lost in Translation”. Buku ini akan dibandrol dengan harga Rp65.000 + ongkos kirim. Silakan kirimkan surel ke sofiamansoor at gmail.com untuk mulai memesan. Untuk sementara, silakan nikmati kutipan prakata dari kedua editor buku ini. Daftar isi bisa dilihat di sini.

Read the rest of this entry

Buku Alih Bahasa: Menatah Makna merupakan kelanjutan dari buku sebelumnya dari seri yang sama, Tersesat Membawa Nikmat, yang menghimpun tulisan karya penerjemah dan juru bahasa yang tergabung dalam milis Bahtera (BAHasa dan TERjemahan IndonesiA).

Memang tidak terasa, lebih dari setahun telah berlalu sejak diluncurkannya buku Bahtera pertama, Alih Bahasa: Tersesat Membawa Nikmat pada Juli 2009 di Malang, saat dilangsungkannya acara perayaan hari ulang tahun ke-12 Bahtera, milis para penerjemah Indonesia.

Kali ini kami datang kembali menyapa pembaca dengan membawa aneka kisah lain tentang kehidupan para penerjemah dan juru bahasa dalam menekuni keseharian mereka, diawali dengan dengan laporan pandangan mata dan kesan tentang penyelenggaraan konferensi Asian Translators Forum, ajang temu penerjemah dan juru bahasa internasional di Macau yang berlangsung tanggal 6–8 November 2010. Laporan ini ditulis dengan semangat beragih yang merupakan perwujudan moto milis Bahtera, ’asah, asih, asuh.’

Read the rest of this entry

Pedoman bagi Penerjemah: Panduan Lengkap bagi Anda yang Ingin Menjadi Penerjemah Profesional adalah buku berbahasa Indonesia pertama yang saya temukan yang memberikan pedoman teoritis sekaligus praktis untuk melakukan penerjemahan.

Buku ini adalah buah karya Rochayah Machali (Rochie) yang telah berkecimpung, baik sebagai teoritisi maupun praktisi, dalam bidang penerjemahan sejak awal 1990-an. Saat ini beliau menjadi pengajar di School of Languages and Linguistics, University of New South Wales, Sydney, Australia.

Read the rest of this entry

Bahtera-Tersesat-Membawa-NikmatJika Anda bukan anggota milis Bahtera, perlu kami sampaikan bahwa semua tulisan di dalam buku Alih Bahasa: Tersesat Membawa Nikmat ini ditulis oleh para Bahterawan, sebutan “resmi” anggota milis Bahtera. Bahtera (BAHasa dan TERjemahan indonesiA) sendiri adalah milis untuk para penerjemah Indonesia yang didirikan pada 3 Juli 1997 oleh Bashir Basalamah, Wiwit Margawiati, dan Sofia Mansoor. Saat ini Bahtera beranggotakan sekitar 2000 orang yang berasal dari sejumlah kota besar dan kecil di Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Selain itu, ada juga anggota yang berdomisili di Eropa (Prancis, Inggris, Jerman, Belanda, Italia), Asia (Jepang, Singapura, Malaysia, Thailand, Cina), Afrika (Mesir), Amerika Serikat, dan Australia. Buku ini diterbitkan untuk menyambut ulang tahun ke-12 Bahtera pada tahun 2009.

Gagasan untuk menerbitkan buku ini muncul dari obrolan kami berdua ketika berbincang-bincang di bandara Adi Sucipto, saat akan pulang ke Jakarta setelah menghadiri acara Bahtera Goes to Yogyapada April 2009. Kami mengobrolkan salah satu utas diskusi di milis Bahtera, yang mencuatkan kesan bahwa profesi penerjemah dan jurubahasa belum sepopuler profesi lain seperti penulis, misalnya. Maka, kami pun meneguhkan niat untuk menerbitkan buku yang berkisah tentang dunia penerjemahan, merekam kebersamaan anggota milis Bahtera, menggambarkan berbagai sosok pelaku profesi penerjemah dan jurubahasa, serta sisi kehidupan mereka, baik sisi profesi maupun pribadi. Dan, siapa lagi orang-orang terdekat kami yang bisa menuliskan kisah itu kalau bukan anggota milis Bahtera sendiri?

Read the rest of this entry

BahteraHalo Bahterawan,

Tahun 2009 rupanya menjadi tahun sibuk yang penuh karya cipta di Bahtera… Sebulan sebelumnya, Desember 2008, Lokakarya Bahtera yang pertama dilangsungkan di Jakarta, dihadiri oleh sekitar 75 orang yang haus akan pengetahuan di bidang penerjemahan. Lokakarya ini dengan cepat diikuti dengan kegiatan yang sama yang berlangsung di Bandung (Februari 2009, 50an peserta), Yogyakarta (April 2009, lebih dari 100 peserta), dan pada Juli 2009 akan berlangsung di Malang dengan nama acara Bahtera Goes to Malang.

Selain kegiatan lokakarya, aneka lomba juga mulai marak di milis Bahtera, diawali dengan Lomba Penerjemahan Bahtera yang pertama (Januari 2009), diikuti dengan Sayembara penerjemahan puisi Amir Hamzah dan Abdul Hadi (Maret 2009), dan yang terakhir adalah Lomba Bahtera – Kata Berimbuhan (Mei 2009).

Selanjutnya, dalam acara Bahtera Goes to Malang pada Juli 2009 ini akan ada beberapa peristiwa penting dalam sejarah Bahtera: (1) acara ulang tahun ke-12 Bahtera, (2) peluncuran buku perdana Bahtera berjudul ALIH BAHASA: Tersesat membawa Nikmat yang memuat 60 tulisan karya 45 orang Bahterawan, dan (3) peresmian Kateglo Bahtera, yakni kamus-tesaurus-glosarium daring Bahtera yang digagas oleh Ivan Lanin dkk.

Karya cipta paling mutakhir, yakni Blog Bahtera, sudah mulai pula disibakkan layarnya oleh Ivan dan Romi Hardiyanto, yang menjadi tempat dilayarkannya aneka tulisan yang berkaitan dengan bahasa dan terjemahan – misi milis Bahtera.

Marilah bersama-sama kita isi Blog Bahtera ini dengan tulisan-tulisan yang menarik dan layak dibaca, untuk meneguhkan bahasa Indonesia yang kita cintai, dan memperkaya khazanah pengetahuan para penerjemah dan juru bahasa Indonesia.

Kami nantikan tulisan Anda!