Pesona Penyingkap Makna

Pesona Penyingkap Makna

Penantian segenap anggota milis Bahtera akan segera berakhir. Setelah menerbitkan buku “Menatah Makna” pada tahun 2011, milis Bahtera akan segera menerbitkan buku ke-3. Dengan penerbitan kali ini, milis Bahtera berarti rutin menerbitkan satu buku setiap 2 tahun sekali dalam 4 tahun terakhir ini.

 

Buku Bahtera 3  akan diluncurkan pada tanggal 20 April 2013 dalam acara pembentukan HPI Komda Bali-Nusra yang disatukan dengan Seminar “Not Lost in Translation”. Buku ini akan dibandrol dengan harga Rp65.000 + ongkos kirim. Silakan kirimkan surel ke sofiamansoor at gmail.com untuk mulai memesan. Untuk sementara, silakan nikmati kutipan prakata dari kedua editor buku ini. Daftar isi bisa dilihat di sini.

Prakata

 

Mengawali tahun 2013 yang belum lama kita masuki, milis penerjemah Bahtera kembali meluncurkan buku kumpulan tulisan para anggotanya. Buku pertama, Tersesat Membawa Nikmat (TMN), yang terbit pada tahun 2009, didominasi oleh penuturan para penerjemah dan juru bahasa tentang perjalanan karier mereka yang seolah diawali secara tidak sengaja. Buku kedua, Menatah Makna (MM), yang terbit pada tahun 2011, menekankan unsur keterampilan dan kerja keras serta ‘jam terbang’ yang dijalani pelaku profesi ini dalam kegiatan usaha mereka sebagai penyampai makna.

Buku ke-3 dengan tajuk Pesona Penyingkap Makna (PPM) ingin lebih menekankan sisi daya tarik profesi ini yang menyebabkan beberapa penulis dengan yakin dan percaya diri beralih profesi. Dalam buku ini dihadirkan lebih banyak informasi penting yang membantu memberdayakan penerjemah dan juru bahasa, terutama dalam Semakin Bernas Semakin Berdaya. Petunjuk praktis yang sangat bermanfaat diagihkan pula dalam Kiat dan Siasat yang mudah-mudahan semakin mempertebal bekal para penerjemah dalam meniti karier mereka.

Pentingnya peran bahasa, khususnya bahasa Indonesia, dalam kiprah penerjemah dan juru bahasa dibahas secara khusus dalam Bukan Sekadar Bahasa. Memang dalam menjalankan tugas mereka, penerjemah dan juru bahasa sesungguhnya menyandang tugas mulia sebagai ‘pendekar bahasa Indonesia’. Selanjutnya, tulisan khusus mengenai seluk beluk profesi juru bahasa dapat dibaca dalam Maju Kena Mundur Kena. Di dalamnya dikisahkan betapa profesi ini kadang menyebabkan para juru bahasa terjepit di antara keinginan pemberi pesan dan keharusan untuk menerjemahkan pesan apa adanya agar dipahami si penerima pesan..

Beberapa informasi penting yang berkaitan dengan kegiatan organisasi profesi Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI) dirangkum dalam HPI Selayang Pandang, yang mengedepankan produk organisasi ini, Tes Sertifikasi Nasional (TSN) dan data anggota HPI yang disajikan dalam bentuk direktori pada laman HPI, yang sangat membantu menjembatani penyedia dan pengguna jasa terjemahan dan penjurubahasaan. Beberapa liputan acara khusus penerjemah dan juru bahasa dihimpun dalam Turun Gunung, menyiratkan berkumpulnya para penyingkap makna ini dalam sejumlah konferensi para penerjemah.

Profesi penerjemah nyaris tidak mungkin digeluti dengan baik jika penerjemah tidak suka membaca. Keakraban antara penerjemah dan buku tecermin dalam rubrik Buku Dan Penerjemah. Tiga tulisan sengaja dikelompokkan dalam Sisi Lain, yang berisi pengalaman unik tiga penulis di bidang penerjemahan.

Tulisan yang sifatnya lebih ‘mengobrol’ digabungkan dalam Manis-Manis Pahit, berisi curahan hati penerjemah dan juru bahasa tentang suka duka pekerjaan mereka. Pembaca juga dapat mengenal sosok para penulis yang mengisi buku ini melalui foto dan biodata mereka pada Tak Kenal Tak Sayang di bagian akhir buku ini. Tidak ketinggalan pula sejumlah foto para Bahterawan ditampilkan dalam Bahtera dalam Gambar, yang berbagi pengetahuan serta dedikasi melebihi panggilan tugas biasa.

Untuk mengisi bagian halaman kosong di sana-sini, secara acak kami tampilkan profil sejumlah penerjemah dan juru bahasa anggota milis Bahtera yang juga anggota HPI. Semua profil ini terdapat dalam direktori penerjemah dan juru bahasa yang belum lama ini dilucurkan oleh HPI. Sengaja kami tampilkan profil penerjemah dan juru bahasa dari berbagai bahasa untuk diketahui bahwa anggota Bahtera dan HPI memiliki latar belakang berbagai bahasa.

Kemudian, berbeda dengan dua buku Bahtera sebelumnya, sekarang ruang kosong di akhir artikel disemarakkan oleh sejumlah puisi sumbangan DMS (Daisy Mansoor Subakti), DS (Dvi Shifa), EN (Eva Nukman), LS (Lenah Susianty), MS (Maria Sundah), SS (Sofia Sari), Rumi sang filsuf kondang, serta beberapa pantun sumbangan HA (Herman Ardiyanto). Semoga perubahan kecil ini berkenan di hati para pembaca.

Akhir kata, tim redaksi yang mewakili semua penulis buku ini berharap pembaca dapat menikmati buku ini sambil menyingkap aneka hal menarik seputar profesi penerjemah dan juru bahasa.

April 2013

Sofia F. Mansoor – HPI-01-06-0124

Maria E. Sundah – HPI-01-04-0032

Trackback

16 comments untill now

  1. Selamat dan sukses atas penerbitan buku terbaru Bahtera.

  2. sofia mansoor @ 2013-04-09 10:20

    Mas Nurdini,

    Mohon maaf ya, profilnya di Sihapei saya gunakan untuk mengisi halaman genap yang kosong. Karena waktunya yang mendesak, saya tidak sempat minta izin terlebih dahulu. Semogaaaa tidak keberatan ya.

  3. […] Mengawali tahun 2013 yang belum lama kita masuki, milis penerjemah Bahtera kembali meluncurkan buku kumpulan tulisan para anggotanya. Buku pertama, Tersesat Membawa Nikmat (TMN), yang terbit pada tahun 2009, didominasi oleh penuturan para penerjemah dan juru bahasa tentang perjalanan karier mereka yang seolah diawali secara tidak sengaja. Buku kedua, Menatah Makna (MM), yang terbit pada tahun 2011, menekankan unsur keterampilan dan kerja keras serta ‘jam terbang’ yang dijalani pelaku profesi ini dalam kegiatan usaha mereka sebagai penyampai makna. Simak selengkapnya. […]

  4. nanda lova @ 2013-04-12 15:33

    Nifi, dalam biografi tiap penulis ada alamat emailnya tidak Nifi?
    eh ya, Nifi, Saya boleh kirim email ke Nifi ngak?

    Salam,nanda lova

  5. sofia mansoor @ 2013-04-12 16:41

    Halo Nanda,

    Ya, di bawah nama setiap penulis artikel tercantum alamat surel yang bersangkutan.

    Silakan jika hendak menulis surel ke alamat saya:
    sofiamansoor@gmail.com

    salam,
    sofia

  6. Nanda Lova @ 2013-04-13 13:01

    Makasih NiFi,sudah di ijinkan kirim surel ke NiFi.
    Salam, Nanda lova

  7. […] tidak akan berpanjang kata tentang buku keren ini. Isi selengkapnya bisa dibaca di sini. Tapi ada satu hal yang membuat saya senang dan akan tercatat dalam sejarah hidup saya *halah* , […]

  8. […] Learn More […]

  9. […] tidak akan berpanjang kata tentang buku keren ini. Isi selengkapnya bisa dibaca di sini. Tapi ada satu hal yang membuat saya senang dan akan tercatat dalam sejarah hidup saya *halah* , […]

  10. […] ALIH BAHASA: PESONA PENYINGKAP MAKNA Editor: Sofia Mansoor & Maria E. Sundah Penerbit: ITB Terbit: 2013 Tebal: 216 halaman ISBN: 9786029056471 Sumber: http://blog.bahtera.org […]

  11. […] dan sepak terjangnya. Silahkan dimiliki dan dibaca: Tersesat Membawa Nikmat, Menatah Makna, dan Pesona Penyingkap Makna. Untuk memiliki buku-buku tersebut, silahkan gabung dengan milis Bahtera, nanti ada petunjuk […]

  12. […] ALIH BAHASA: PESONA PENYINGKAP MAKNA Editor: Sofia Mansoor & Maria E. Sundah Penerbit: ITB Terbit: 2013 Tebal: 216 halaman ISBN: 9786029056471 Sumber: blog.bahtera.org […]

  13. […] ALIH BAHASA: PESONA PENYINGKAP MAKNA Editor: Sofia Mansoor & Maria E. Sundah Penerbit: ITB Terbit: 2013 Tebal: 216 halaman ISBN: 9786029056471 Sumber: blog.bahtera.org […]

  14. […] ALIH BAHASA: PESONA PENYINGKAP MAKNA Editor: Sofia Mansoor & Maria E. Sundah Penerbit: ITB Terbit: 2013 Tebal: 216 halaman ISBN: 9786029056471 Sumber: blog.bahtera.org […]

  15. Mau dong buku nya..Pesona Menyingkap Makna

Add your comment now