Pada tanggal 25 Juli 2011 yang lalu saya berduka. Mbak Mia (Lauder) mengirim pesan melalui BB: Pak Anton Moeliono telah wafat pada pukul 23.27. Pereksa Bahasa yang sering dijuluki “Kamus Berjalan” ini tidak lagi bisa dijadikan narasumber untuk mencipta istilah-istilah bahasa Indonesia yang tepat makna dan sedap didengar. Padahal, selama ini beliau sangat berperan besar dalam pembentukan berbagai padanan istilah asing seperti tenggat (deadline), canggih (sophisticated), kudapan (snack), penyelia (supervisor), dan, yang terakhir, sumberluar (outsource). Meskipun mungkin tidak terlalu terlihat, selama satu minggu saya menghitamkan foto profil saya pada berbagai jejaring sosial sebagai wujud duka atas kepergian beliau.

Read the rest of this entry

,