Menimbang proyek terjemahan

Oleh Imam Mustaqim

Kadang (atau seringkali?), klien datang ke kita dengan langsung menyodorkan pertanyaan:  “Ada job nich review 3000 kata, tenggat 1 hari, biaya USD20 per jam, mau?”

Kesalahan penerjemah umumnya: tanpa men-download dan membaca file-nya dulu, penerjemah langsung  “ho-oh” saja. Penerjemah mungkin berpikir paling cuma perlu 1-2 jam buat membaca 3000 kata. Masalah baru kelihatan jika ternyata penerjemah juga diminta mengisi formulir untuk mencatat berbagai kesalahan yang  ditemui dalam review tersebut. Belum lagi kalau ternyata klien minta kesalahan tersebut dimasukkan ke laporan online dengan koneksi yang lelet. Puncaknya bila terjemahan tersebut ternyata kualitasnya amburadul. Jadilah alih-alih sekadar membaca hasil terjemahan selama 1-2 jam, penerjemah harus menerjemahkan ulang sampai 50% , memberi keterangan, mengisi sampai lima kolom dalam formulir review, dst.

Agar tidak terjadi seperti itu, pastikan kita mengkomunikasikan hal-hal berikut saat menerima proyek terjemahan:

  • Saat ditawari pekerjaan dengan tarif tertentu dengan menggunakan TM tool, pastikan Anda sudah punya perincian tarif untuk fuzzy match, 100% match, repetition, dsb. Pastikan semua kata dihitung. Yang sering terabaikan ongkos penerjemahan untuk repetition dan 100% match.
  • Periksa instruksi sebelum mengiyakan tawaran pekerjaan: apakah ada pembatasan jumlah karakter untuk terjemahan, atau perlakuan khusus atau pekerjaan tambahan lain, di luar pekerjaan Read-and-Translate. Jangan sampai kerepotan tersebut dihargai nol dolar oleh klien. Sisihkan waktu memahami penawaran sebelum terlanjur menyetujui.
  • Pastikan Anda punya semua tool yang diperlukan untuk pekerjaan tersebut. Jangan sampai di tengah jalan Anda terpaksa mengalihdayakannya gara-gara lisensi trial habis
  • Simpan dan arsipkan semua file pekerjaan dengan cermat dan rapi agar mudah mencarinya lagi bila sewaktu-waktu klien kembali dengan keluhan atau revisi
  • Bila menerima pekerjaan untuk review/edit/proofread, perhitungkan benar-benar apakah pekerjaan tersebut berupa: Read-and-Edit, Read-Edit-Documented, Read-Edit-Documented-Argued, atau Read-Edit-Documented-Debat Kusir Berkepanjangan.  Jangan sampai Anda dibayar satu jam untuk menerjemahkan kemudian harus disibukkan melayani permintaan ekstra dan berdebat dengan penerjemah/editor lain berhari-hari.
  • Jangan menghapus email/chat yang berhubungan dengan instruksi karena sewaktu-waktu Anda mungkin perlu merujuknya bila klien berulah, ingkar-janji, atau lupa akan perintahnya sendiri.
  • Jangan pasang tarif Satu-Untuk-Semua Tool, Bedakan tarif menerjemahkan dengan Trados, Wordfast, apalagi LocStudio. Kalau Anda pasang tarif 0,05 USD untuk SDLX,  Jangan mau berlakukan tarif yang sama untuk LocStudio. Kalau sampai terjadi, pasti menyesal…dijamin!

Sekadar berbagi. Semoga rekan-rekan lain tidak mengulangi kesalahan saya saat berkomunikasi dengan klien.

Trackback

9 comments untill now

  1. Terima kasih, Mas Imam.

    Saya yakin hal-hal semacam ini berharga sekali untuk dicamkan oleh setiap orang. Terlebih oleh nyubi semacam saya. Selama ini terpikirnya, kalau ada pekerjaan ya langsung kerjakan. Kebetulan bulan lalu saya mengalami apa yang diceritakan oleh Mas Imam, meski dalam konteks yang mungkin lebih kecil lingkupnya, dan lebih ringan masalahnya. Terima kasih :-)

  2. Tips singkat, padat, dan merayap. 21 jempol untuk suhu dari Malang! Thanks a ton, Mas Imam. Ditunggu tips berikutnya. 😀

  3. lenah susianty @ 2011-06-26 00:41

    Ih bener banget! aku pernah dulu masih bego, nerima pekerjaan ngedit dan dibayarnya itu per kata. Ga tahunya, terjemahannya amburadul-amburadil bener! perlu berjam-jam banget. Karen audah janji bayar per kata akhirnya dibayar per kata, tapi waktu yang dibuang banyak banget! Ga seimbang dengan penghasilan

  4. Imam Mustaqim @ 2011-06-27 07:14

    @Mpok Lenah: Mending itu “dulu”, zaman sekarang aja saya sempat beberapa kali “ngasal” terima job dari langganan…akhirnya kerja rodi dech ngisi form QA 3 jam gratis, tissss…!
    @Ahnan: Salut dech buat 21 jempolnya…pasti cepat tuh ngetik…pantesan omsetnya lebih 1/2M setaon …http://www.metro.co.uk/weird/818715-boy-with-record-31-fingers-and-toes-to-have-surgery

  5. Minta izin kutautkan ke blog-ku ya… Terima kasih.

  6. […] menerima pekerjaan, simak apa saja yang perlu dipertimbangkan. Share this:FacebookTwitterLike this:SukaBe the first to like this […]

  7. Tusio Mukti @ 2015-04-24 15:22

    Mas, ada software yg gratisan dan bukan trial untuk versi 9 up gak yak? Kl ada, boleh share ya. Aku ada order, mensaratkan trados 9 or higher tuh. Thks.

  8. Boleh je, ok click kat Part 1, pastu tggu 5 seconds, pastu dia akan kualer SKIP AD, right click dekat SKIP AD, then click COPY LINK LOCATION, paste dekat browser bar, pastu enter. Then download movie ni ye

  9. Thanks for taking the time to post. It’s lifted the level of debate

Add your comment now