Oleh Wiyanto Suroso

Saya heran dengan adanya kecenderungan belakangan ini dari sebagian penerjemah yang “selalu membalik susunan” dua kata/frasa yang mengapit kata penghubung “dan”.

Sepengetahuan saya, “hukum D-M” berlaku untuk sebuah subjek/objek, yang menurut jenis katanya berupa kata benda yang harus selalu mendahului kata sifat/keterangan. Kita semua tahu bahwa ini kebalikan dari aturan dalam bahasa Inggris, yang menerapkan “hukum M-D” untuk hal yang sama.

Read the rest of this entry