Buku Alih Bahasa: Menatah Makna merupakan kelanjutan dari buku sebelumnya dari seri yang sama, Tersesat Membawa Nikmat, yang menghimpun tulisan karya penerjemah dan juru bahasa yang tergabung dalam milis Bahtera (BAHasa dan TERjemahan IndonesiA).

Memang tidak terasa, lebih dari setahun telah berlalu sejak diluncurkannya buku Bahtera pertama, Alih Bahasa: Tersesat Membawa Nikmat pada Juli 2009 di Malang, saat dilangsungkannya acara perayaan hari ulang tahun ke-12 Bahtera, milis para penerjemah Indonesia.

Kali ini kami datang kembali menyapa pembaca dengan membawa aneka kisah lain tentang kehidupan para penerjemah dan juru bahasa dalam menekuni keseharian mereka, diawali dengan dengan laporan pandangan mata dan kesan tentang penyelenggaraan konferensi Asian Translators Forum, ajang temu penerjemah dan juru bahasa internasional di Macau yang berlangsung tanggal 6–8 November 2010. Laporan ini ditulis dengan semangat beragih yang merupakan perwujudan moto milis Bahtera, ’asah, asih, asuh.’

Read the rest of this entry