<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Dua Bahasa Saja Tak Cukup</title>
	<atom:link href="http://blog.bahtera.org/2010/02/dua-bahasa-saja-tak-cukup/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.bahtera.org/2010/02/dua-bahasa-saja-tak-cukup/</link>
	<description>asah asih asuh bersama melayari samudra bahasa dan terjemahan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2012 03:39:05 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: rahman</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/02/dua-bahasa-saja-tak-cukup/comment-page-1/#comment-1988</link>
		<dc:creator>rahman</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Dec 2010 03:24:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=705#comment-1988</guid>
		<description>bagus</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagus</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rahman</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/02/dua-bahasa-saja-tak-cukup/comment-page-1/#comment-1987</link>
		<dc:creator>rahman</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Dec 2010 03:18:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=705#comment-1987</guid>
		<description>saya setuju penerjemah harus bisa menulis karena juga mempertimbangkan budaya setempat. slam kenal.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya setuju penerjemah harus bisa menulis karena juga mempertimbangkan budaya setempat. slam kenal.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ade</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/02/dua-bahasa-saja-tak-cukup/comment-page-1/#comment-1979</link>
		<dc:creator>ade</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Dec 2010 06:06:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=705#comment-1979</guid>
		<description>Terima kasih Pak, masukannya. Saya catat dengan baik. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih Pak, masukannya. Saya catat dengan baik. <img src='http://blog.bahtera.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Maskuri</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/02/dua-bahasa-saja-tak-cukup/comment-page-1/#comment-1756</link>
		<dc:creator>Maskuri</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2010 05:58:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=705#comment-1756</guid>
		<description>Bagus, kalau boleh usul pemakaian kata &quot;hanya&quot; yang berulang-ulang bisa dikurangi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagus, kalau boleh usul pemakaian kata &#8220;hanya&#8221; yang berulang-ulang bisa dikurangi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ade Indarta &#187; Blog Archive &#187; Kiat Memilih Penerjemah</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/02/dua-bahasa-saja-tak-cukup/comment-page-1/#comment-1095</link>
		<dc:creator>Ade Indarta &#187; Blog Archive &#187; Kiat Memilih Penerjemah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 06:43:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=705#comment-1095</guid>
		<description>[...] Dalam menerjemahkan, penerjemah pasti menghadapi masalah-masalah teknis bahasa, baik dalam memahami kalimat bahasa sumber atau mencari padanan dalam bahasa sasaran. Dengan latar belakang pendidikan bahasa, penerjemah akan lebih mudah dan lebih cepat memecahkan masalah seperti ini karena memiliki perangkat analisis yang diperlukan. Pilihan yang lain adalah dengan mencari penerjemah yang telah berpengalaman. Latar belakang pendidikan formal sedikit banyak dapat digantikan dengan pengalaman. Penerjemah yang sudah cukup berpengalaman dalam menerjemahkan meskipun tidak berlatar pendidikan bahasa biasanya memiliki rasa bahasa yang cukup tinggi untuk mengatasi kebanyakan masalah tersebut. Kendati idealnya adalah menemukan penerjemah yang memenuhi keduanya, yang terpenting adalah jangan hanya memilih penerjemah semata-mata karena yang bersangkutan menguasai dua bahasa karena dua bahasa saja tak cukup. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Dalam menerjemahkan, penerjemah pasti menghadapi masalah-masalah teknis bahasa, baik dalam memahami kalimat bahasa sumber atau mencari padanan dalam bahasa sasaran. Dengan latar belakang pendidikan bahasa, penerjemah akan lebih mudah dan lebih cepat memecahkan masalah seperti ini karena memiliki perangkat analisis yang diperlukan. Pilihan yang lain adalah dengan mencari penerjemah yang telah berpengalaman. Latar belakang pendidikan formal sedikit banyak dapat digantikan dengan pengalaman. Penerjemah yang sudah cukup berpengalaman dalam menerjemahkan meskipun tidak berlatar pendidikan bahasa biasanya memiliki rasa bahasa yang cukup tinggi untuk mengatasi kebanyakan masalah tersebut. Kendati idealnya adalah menemukan penerjemah yang memenuhi keduanya, yang terpenting adalah jangan hanya memilih penerjemah semata-mata karena yang bersangkutan menguasai dua bahasa karena dua bahasa saja tak cukup. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: deny</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/02/dua-bahasa-saja-tak-cukup/comment-page-1/#comment-1067</link>
		<dc:creator>deny</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jul 2010 07:51:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=705#comment-1067</guid>
		<description>menarik sekali to dbaca. berapa lama mas belajar menerjemahkan?thank</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menarik sekali to dbaca. berapa lama mas belajar menerjemahkan?thank</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ade Malsasa Akbar</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/02/dua-bahasa-saja-tak-cukup/comment-page-1/#comment-1052</link>
		<dc:creator>Ade Malsasa Akbar</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 06:40:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=705#comment-1052</guid>
		<description>Sungguh bahagia menemukan http://bahtera.org. Di tengah-tengah begitu banyak orang yang sudah tidak peduli kepada bahasa Indonesia, bagi saya situs ini adalah kebahagiaan. 

Salam kenal, Ade Indarta. Saya sangat mengagumi kemampuan menulis Anda. Seandainya semua narablog menulis tanpa singkatan (begitu juga komentatornya) saya akan sangat bahagia. Maaf jika komentar saya jelek. 

Salam hangat dan jabat erat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sungguh bahagia menemukan <a href="http://bahtera.org" rel="nofollow">http://bahtera.org</a>. Di tengah-tengah begitu banyak orang yang sudah tidak peduli kepada bahasa Indonesia, bagi saya situs ini adalah kebahagiaan. </p>
<p>Salam kenal, Ade Indarta. Saya sangat mengagumi kemampuan menulis Anda. Seandainya semua narablog menulis tanpa singkatan (begitu juga komentatornya) saya akan sangat bahagia. Maaf jika komentar saya jelek. </p>
<p>Salam hangat dan jabat erat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Bahagia Arbi</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/02/dua-bahasa-saja-tak-cukup/comment-page-1/#comment-769</link>
		<dc:creator>Bahagia Arbi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Apr 2010 05:45:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=705#comment-769</guid>
		<description>Ini sebuah petuah yg membuat saya mengerti bhw saya tak rugi memaksakan diri saat belajar bhs Italia dan Jepang dulu. Terimakasih!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ini sebuah petuah yg membuat saya mengerti bhw saya tak rugi memaksakan diri saat belajar bhs Italia dan Jepang dulu. Terimakasih!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Zaen ahmed</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/02/dua-bahasa-saja-tak-cukup/comment-page-1/#comment-682</link>
		<dc:creator>Zaen ahmed</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Mar 2010 10:31:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=705#comment-682</guid>
		<description>I do agree with you. Hope you to publicize other article from this channel so, we are able to enlarge our knowledge. Thanks b4.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>I do agree with you. Hope you to publicize other article from this channel so, we are able to enlarge our knowledge. Thanks b4.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Lia</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/02/dua-bahasa-saja-tak-cukup/comment-page-1/#comment-655</link>
		<dc:creator>Lia</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Mar 2010 04:22:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=705#comment-655</guid>
		<description>Setuju sekali dengan semua pendapat Anda semua. Kadang-kadang miris rasanya kalau ada yang beranggapan profesi ini mudah dijalankan. Tidak hanya bermodal bisa berbahasa asing saja, tapi juga butuh ketekunan mengasah kemampuan membaca, menganalisa teks, menulis, pengetahuan yang mendalam akan budaya. Belum lagi untuk mendapatkan keluwesan menggunakan berbagai teknik yang disebut Saudara Ade tadi butuh banyak waktu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setuju sekali dengan semua pendapat Anda semua. Kadang-kadang miris rasanya kalau ada yang beranggapan profesi ini mudah dijalankan. Tidak hanya bermodal bisa berbahasa asing saja, tapi juga butuh ketekunan mengasah kemampuan membaca, menganalisa teks, menulis, pengetahuan yang mendalam akan budaya. Belum lagi untuk mendapatkan keluwesan menggunakan berbagai teknik yang disebut Saudara Ade tadi butuh banyak waktu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

