<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Sexy</title>
	<atom:link href="http://blog.bahtera.org/2010/01/sexy/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/sexy/</link>
	<description>asah asih asuh, bersama melayari samudra bahasa dan terjemahan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 06:43:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: zulkifli harahap</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/sexy/comment-page-1/#comment-568</link>
		<dc:creator>zulkifli harahap</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Feb 2010 15:56:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=663#comment-568</guid>
		<description>Sexy tampaknya lebih pas dipadankan dengan &quot;menggemaskan&quot; karena ketika kita melihat perempuan yang menggemaskan  tanggapan pertama yang muncul (saya pribadi) ialah &quot;suit-suit&quot; kemudian baru ke bagian-bagian yang menggiurkan. Akan tetapi, kalau melihat perempuan yang menawan tanggapan pertama ialah mencari sendi-sendi jemari tangan untuk disentuhkan dengan ujung jempol, mengucap syukur mendapat rezeki berjumpa dengan ciptaan-Nya yang menawan tersebut, kemudian disusul dengan kontemplasi: apanya yang menawan (hidungnya, bibirnya, bentuk mukanya, proporsi bagian-bagian tubuhnya). Tidak ada syahwat melihat perempuan yang menawan karena otak kita selalu mengingat-Nya yang sangat berbeda jika melihat perempuan yang menggemaskan. 

Tidak selalu penampilan fisik yang membuat perempuan menawan buat saya. Contohnya, saya harus menyebut salah satu nama, Ida Harimurti si penyiar Prambors. Saya kalau sedang di rumah sangat betah ditemani oleh dia dari jauh. Tetapi, ini semua sirna ketika saya melihat penampilan fisiknya di TV; entah mengapa suaranya jadi hambar. Mungkin sewaktu saya belum melihat penampilannya, suaranya belum &quot;diracuni&quot; oleh penampilan yang kurang (buat saya lho!).

Ada lagi perempuan yang menjijikkan: contohnya Julia Peres dengan lipstik yang tidak &quot;glossy&quot; akan menggemaskan tetapi sangat menjijikkan kalau sebaliknya apalagi kalau buah dadanya terlalu menyembul. Kesannya jadi perempuan nakal!

Itu dari saya, mungkin ada yang lain.

Zul</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sexy tampaknya lebih pas dipadankan dengan &#8220;menggemaskan&#8221; karena ketika kita melihat perempuan yang menggemaskan  tanggapan pertama yang muncul (saya pribadi) ialah &#8220;suit-suit&#8221; kemudian baru ke bagian-bagian yang menggiurkan. Akan tetapi, kalau melihat perempuan yang menawan tanggapan pertama ialah mencari sendi-sendi jemari tangan untuk disentuhkan dengan ujung jempol, mengucap syukur mendapat rezeki berjumpa dengan ciptaan-Nya yang menawan tersebut, kemudian disusul dengan kontemplasi: apanya yang menawan (hidungnya, bibirnya, bentuk mukanya, proporsi bagian-bagian tubuhnya). Tidak ada syahwat melihat perempuan yang menawan karena otak kita selalu mengingat-Nya yang sangat berbeda jika melihat perempuan yang menggemaskan. </p>
<p>Tidak selalu penampilan fisik yang membuat perempuan menawan buat saya. Contohnya, saya harus menyebut salah satu nama, Ida Harimurti si penyiar Prambors. Saya kalau sedang di rumah sangat betah ditemani oleh dia dari jauh. Tetapi, ini semua sirna ketika saya melihat penampilan fisiknya di TV; entah mengapa suaranya jadi hambar. Mungkin sewaktu saya belum melihat penampilannya, suaranya belum &#8220;diracuni&#8221; oleh penampilan yang kurang (buat saya lho!).</p>
<p>Ada lagi perempuan yang menjijikkan: contohnya Julia Peres dengan lipstik yang tidak &#8220;glossy&#8221; akan menggemaskan tetapi sangat menjijikkan kalau sebaliknya apalagi kalau buah dadanya terlalu menyembul. Kesannya jadi perempuan nakal!</p>
<p>Itu dari saya, mungkin ada yang lain.</p>
<p>Zul</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mpokb</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/sexy/comment-page-1/#comment-535</link>
		<dc:creator>mpokb</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 04:38:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=663#comment-535</guid>
		<description>wah, selama ini mengikuti yang ada di kamus saja.. &quot;seksi&quot;, tidak terpikir kata lain..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah, selama ini mengikuti yang ada di kamus saja.. &#8220;seksi&#8221;, tidak terpikir kata lain..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bahagia Arbi</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/sexy/comment-page-1/#comment-534</link>
		<dc:creator>Bahagia Arbi</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 20:48:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=663#comment-534</guid>
		<description>Ini tulisan yg menghibur....aku tak punya jawaban utk pertanyaan dalam paragraf terakhir....karena hampir semua wanita itu seksi, tergantung melihatnya dari sudut dan jarak gimana..hehehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ini tulisan yg menghibur&#8230;.aku tak punya jawaban utk pertanyaan dalam paragraf terakhir&#8230;.karena hampir semua wanita itu seksi, tergantung melihatnya dari sudut dan jarak gimana..hehehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
