<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Awalan</title>
	<atom:link href="http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/</link>
	<description>asah asih asuh bersama melayari samudra bahasa dan terjemahan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2012 03:39:05 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
	<item>
		<title>Oleh: indria salim</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-3625</link>
		<dc:creator>indria salim</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2011 10:22:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-3625</guid>
		<description>Halo Ivan,
Mungkin pertanyaan saya berguna bagi pembaca lainnya. Bagaimana menjelaskan kata berterima dan menerima. Kalau tidak salah &quot;berterima&quot; artinya &quot;bisa diterima&quot;. Sorry kalau sudah pernah menjawab pertanyaan yang sama, tapi saya perlu penjelasan lagi khusus di rubrik ini. Salam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Halo Ivan,<br />
Mungkin pertanyaan saya berguna bagi pembaca lainnya. Bagaimana menjelaskan kata berterima dan menerima. Kalau tidak salah &#8220;berterima&#8221; artinya &#8220;bisa diterima&#8221;. Sorry kalau sudah pernah menjawab pertanyaan yang sama, tapi saya perlu penjelasan lagi khusus di rubrik ini. Salam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Kan &#171; nan tak (kalah) penting</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-3604</link>
		<dc:creator>Kan &#171; nan tak (kalah) penting</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 May 2011 18:31:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-3604</guid>
		<description>[...] memiliki dua fungsi, yaitu sebagai awalan dan sebagai kata depan. Sebagai awalan, ia harus ditulis serangkai, sedangkan sebagai kata depan, [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] memiliki dua fungsi, yaitu sebagai awalan dan sebagai kata depan. Sebagai awalan, ia harus ditulis serangkai, sedangkan sebagai kata depan, [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: gift</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-2756</link>
		<dc:creator>gift</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Mar 2011 06:31:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-2756</guid>
		<description>kalo &quot;ng&quot; itu termasuk awalan apa bukan ya, misalnya dalam kata, ngamen atau ngompas, ngeband,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo &#8220;ng&#8221; itu termasuk awalan apa bukan ya, misalnya dalam kata, ngamen atau ngompas, ngeband,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: annisa</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-1696</link>
		<dc:creator>annisa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Nov 2010 14:42:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-1696</guid>
		<description>numpang nampang boleh donxx,, kalau setahu saya, untuk awalan ber- yang disertai konsonan r, maka awalan ber- menjadi be. contoh: ber- + rasa = berasa; sedangkan pada kata &quot;berubah&quot;, kata dasarnya bukan rubah tetapi ubah, jadi jika ber- + aeiou bentuknya akan tetap ber-. begitu juga dengan meng- + ubah = mengubah bukan merubah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>numpang nampang boleh donxx,, kalau setahu saya, untuk awalan ber- yang disertai konsonan r, maka awalan ber- menjadi be. contoh: ber- + rasa = berasa; sedangkan pada kata &#8220;berubah&#8221;, kata dasarnya bukan rubah tetapi ubah, jadi jika ber- + aeiou bentuknya akan tetap ber-. begitu juga dengan meng- + ubah = mengubah bukan merubah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yuth ringo</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-1387</link>
		<dc:creator>yuth ringo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Sep 2010 13:37:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-1387</guid>
		<description>krg lengkap ttg awalan ter- na</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>krg lengkap ttg awalan ter- na</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Dessi</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-842</link>
		<dc:creator>Dessi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 05:33:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-842</guid>
		<description>Ivan,
Benarkah yang lebih tepat adalah memberitai bukan memberitakan?
Untuk awalan ber- yang menghadapi kata dasar berawalan huruf r, bagaimana pembentukannya? 
Misal untuk kata &quot;rubah&quot;, dengen awal ber- ingin membentuk kata yang berarti memiliki/memakai rubah, apakah menjadi berrubah atau berubah? Merci</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ivan,<br />
Benarkah yang lebih tepat adalah memberitai bukan memberitakan?<br />
Untuk awalan ber- yang menghadapi kata dasar berawalan huruf r, bagaimana pembentukannya?<br />
Misal untuk kata &#8220;rubah&#8221;, dengen awal ber- ingin membentuk kata yang berarti memiliki/memakai rubah, apakah menjadi berrubah atau berubah? Merci</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Hukum KPST &#171; nan tak (kalah) penting</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-718</link>
		<dc:creator>Hukum KPST &#171; nan tak (kalah) penting</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Apr 2010 21:27:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-718</guid>
		<description>[...] satu hal yang sering membingungkan dalam bahasa Indonesia adalah peluluhan fonem dalam pembentukan kata berimbuhan meng- dan peng-. Mana yang benar: mengkritik atau mengritik? memesona atau mempesona? mensyaratkan [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] satu hal yang sering membingungkan dalam bahasa Indonesia adalah peluluhan fonem dalam pembentukan kata berimbuhan meng- dan peng-. Mana yang benar: mengkritik atau mengritik? memesona atau mempesona? mensyaratkan [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: gobil</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-707</link>
		<dc:creator>gobil</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 23:00:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-707</guid>
		<description>Hei bro, kagak paham ne</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hei bro, kagak paham ne</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zulkifli harahap</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-529</link>
		<dc:creator>zulkifli harahap</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 04:42:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-529</guid>
		<description>Ada lagi, kapan menggunakan penunjuk-petunjuk?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada lagi, kapan menggunakan penunjuk-petunjuk?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: zulkifli harahap</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-528</link>
		<dc:creator>zulkifli harahap</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 04:39:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-528</guid>
		<description>Uraian ini belum bisa digunakan untuk kapan memakai pergunungan-pegunungan, perdesaan-pedesaan, perkotaan-pekotaan, perkuburan-pekuburan. Bisa dilengkapi uraiannya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Uraian ini belum bisa digunakan untuk kapan memakai pergunungan-pegunungan, perdesaan-pedesaan, perkotaan-pekotaan, perkuburan-pekuburan. Bisa dilengkapi uraiannya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

