<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Awalan</title>
	<atom:link href="http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/</link>
	<description>asah asih asuh, bersama melayari samudra bahasa dan terjemahan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Jul 2010 06:43:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Dessi</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-842</link>
		<dc:creator>Dessi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 05:33:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-842</guid>
		<description>Ivan,
Benarkah yang lebih tepat adalah memberitai bukan memberitakan?
Untuk awalan ber- yang menghadapi kata dasar berawalan huruf r, bagaimana pembentukannya? 
Misal untuk kata &quot;rubah&quot;, dengen awal ber- ingin membentuk kata yang berarti memiliki/memakai rubah, apakah menjadi berrubah atau berubah? Merci</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ivan,<br />
Benarkah yang lebih tepat adalah memberitai bukan memberitakan?<br />
Untuk awalan ber- yang menghadapi kata dasar berawalan huruf r, bagaimana pembentukannya?<br />
Misal untuk kata &#8220;rubah&#8221;, dengen awal ber- ingin membentuk kata yang berarti memiliki/memakai rubah, apakah menjadi berrubah atau berubah? Merci</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Hukum KPST &#171; nan tak (kalah) penting</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-718</link>
		<dc:creator>Hukum KPST &#171; nan tak (kalah) penting</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Apr 2010 21:27:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-718</guid>
		<description>[...] satu hal yang sering membingungkan dalam bahasa Indonesia adalah peluluhan fonem dalam pembentukan kata berimbuhan meng- dan peng-. Mana yang benar: mengkritik atau mengritik? memesona atau mempesona? mensyaratkan [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] satu hal yang sering membingungkan dalam bahasa Indonesia adalah peluluhan fonem dalam pembentukan kata berimbuhan meng- dan peng-. Mana yang benar: mengkritik atau mengritik? memesona atau mempesona? mensyaratkan [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: gobil</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-707</link>
		<dc:creator>gobil</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 23:00:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-707</guid>
		<description>Hei bro, kagak paham ne</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hei bro, kagak paham ne</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zulkifli harahap</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-529</link>
		<dc:creator>zulkifli harahap</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 04:42:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-529</guid>
		<description>Ada lagi, kapan menggunakan penunjuk-petunjuk?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada lagi, kapan menggunakan penunjuk-petunjuk?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zulkifli harahap</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-528</link>
		<dc:creator>zulkifli harahap</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 04:39:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-528</guid>
		<description>Uraian ini belum bisa digunakan untuk kapan memakai pergunungan-pegunungan, perdesaan-pedesaan, perkotaan-pekotaan, perkuburan-pekuburan. Bisa dilengkapi uraiannya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Uraian ini belum bisa digunakan untuk kapan memakai pergunungan-pegunungan, perdesaan-pedesaan, perkotaan-pekotaan, perkuburan-pekuburan. Bisa dilengkapi uraiannya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ivan Lanin</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-474</link>
		<dc:creator>Ivan Lanin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 14:42:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-474</guid>
		<description>Terima kasih, Bu. Untuk kertawa dan belayar memang kesalahan tik. Sudah diperbaiki.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih, Bu. Untuk kertawa dan belayar memang kesalahan tik. Sudah diperbaiki.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Susan Kumaat</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-473</link>
		<dc:creator>Susan Kumaat</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 13:59:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-473</guid>
		<description>Hi Ivan, 
Terima kasih untuk tulisan mengenai awalan. Mau tanya apakah ada salah eja untuk kata-kata berikut ini?
- pertapa - apakah seharusnya petapa?
- kertawa - apakah seharusnya ketawa?
- belayar - apakah seharusnya berlayar?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hi Ivan,<br />
Terima kasih untuk tulisan mengenai awalan. Mau tanya apakah ada salah eja untuk kata-kata berikut ini?<br />
- pertapa &#8211; apakah seharusnya petapa?<br />
- kertawa &#8211; apakah seharusnya ketawa?<br />
- belayar &#8211; apakah seharusnya berlayar?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: femmy</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-472</link>
		<dc:creator>femmy</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2010 23:47:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-472</guid>
		<description>rasanya sekelamin ini masih dipakai di daerah asal suamiku. sekelaminan, tepatnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>rasanya sekelamin ini masih dipakai di daerah asal suamiku. sekelaminan, tepatnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ivan Lanin</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-468</link>
		<dc:creator>Ivan Lanin</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2010 05:54:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-468</guid>
		<description>Setuju dengan omeko. Isu ini pernah dibahas di milis Bahtera dan beberapa contohnya ada &lt;a href=&quot;http://ivanlanin.wordpress.com/2009/12/15/di-mana/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;di sini&lt;/a&gt;.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setuju dengan omeko. Isu ini pernah dibahas di milis Bahtera dan beberapa contohnya ada <a href="http://ivanlanin.wordpress.com/2009/12/15/di-mana/" rel="nofollow">di sini</a>.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: meong</title>
		<link>http://blog.bahtera.org/2010/01/awalan/comment-page-1/#comment-467</link>
		<dc:creator>meong</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Jan 2010 05:53:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.bahtera.org/?p=646#comment-467</guid>
		<description>misalnya?
contoh doms</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>misalnya?<br />
contoh doms</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
