Tersesat Membawa Nikmat

Bahtera-Tersesat-Membawa-NikmatJika Anda bukan anggota milis Bahtera, perlu kami sampaikan bahwa semua tulisan di dalam buku Alih Bahasa: Tersesat Membawa Nikmat ini ditulis oleh para Bahterawan, sebutan “resmi” anggota milis Bahtera. Bahtera (BAHasa dan TERjemahan indonesiA) sendiri adalah milis untuk para penerjemah Indonesia yang didirikan pada 3 Juli 1997 oleh Bashir Basalamah, Wiwit Margawiati, dan Sofia Mansoor. Saat ini Bahtera beranggotakan sekitar 2000 orang yang berasal dari sejumlah kota besar dan kecil di Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Selain itu, ada juga anggota yang berdomisili di Eropa (Prancis, Inggris, Jerman, Belanda, Italia), Asia (Jepang, Singapura, Malaysia, Thailand, Cina), Afrika (Mesir), Amerika Serikat, dan Australia. Buku ini diterbitkan untuk menyambut ulang tahun ke-12 Bahtera pada tahun 2009.

Gagasan untuk menerbitkan buku ini muncul dari obrolan kami berdua ketika berbincang-bincang di bandara Adi Sucipto, saat akan pulang ke Jakarta setelah menghadiri acara Bahtera Goes to Yogyapada April 2009. Kami mengobrolkan salah satu utas diskusi di milis Bahtera, yang mencuatkan kesan bahwa profesi penerjemah dan jurubahasa belum sepopuler profesi lain seperti penulis, misalnya. Maka, kami pun meneguhkan niat untuk menerbitkan buku yang berkisah tentang dunia penerjemahan, merekam kebersamaan anggota milis Bahtera, menggambarkan berbagai sosok pelaku profesi penerjemah dan jurubahasa, serta sisi kehidupan mereka, baik sisi profesi maupun pribadi. Dan, siapa lagi orang-orang terdekat kami yang bisa menuliskan kisah itu kalau bukan anggota milis Bahtera sendiri?

Gagasan ini kemudian diajukan kepada para pendiri dan tim moderator Bahtera, dan langsung disetujui. Diputuskan pula bahwa tugas ini diserahkan pelaksanaannya kepada kami berdua sebagai penggagas. Setelah rencana disusun lebih matang, antara lain setelah menetapkan format tulisan, isi tulisan, serta kemungkinan penerbitannya, kami pun menyusun pengumuman untuk dimuat di Bahtera.

Tidak lama setelah pengumuman ditayangkan, sambutan berupa dukungan ternyata langsung dilontarkan oleh beberapa orang Bahterawan, dan tidak lama kemudian tulisan demi tulisan mulai berdatangan, dan tim penyunting pun langsung bekerja di antara seabreg kesibukan mereka. Dalam waktu hanya sebulan terkumpul 61 tulisan yang berasal dari 45 orang Bahterawan, termasuk pendiri dan anggota tim moderator.

Keenam puluh tulisan tersebut dipilah ke dalam tujuh bagian, yakni (1) Awalnya (13 tulisan), yang mengungkap pengalaman para penulis dalam mengawali karier sebagai penerjemah; (2) Rona (8 tulisan), yang bercerita tentang ragam kerja penerjemah; (3) All About Bahtera (9 tulisan), yang mengemukakan peranan milis Bahtera dalam karier mereka; (4) Di Balik Kata (13 tulisan), yang berkisah tentang aneka sisi kehidupan penerjemah; (5) The Messengers (7 tulisan), yang menampilkan kekhasan dunia penerjemah lisan sebagai pengalih pesan langsung; (6) Astaga (7 tulisan), yang berisi pengalaman kurang menyenangkan sebagai penerjemah; dan (7) Cekakak (4 tulisan), yang membuat kita tergelak sejenak di akhir kumpulan tulisan ini.

Yang terakhir, namun tidak kalah menariknya, silakan Anda berkenalan dengan wajah dan profil para penulis ini dalam halaman foto. Ditampilkan pula beberapa foto kegiatan Bahtera, baik yang benar-benar santai maupun serius seperti acara lokakarya. Tak kenal maka tak sayang, demikian kata pepatah. Harapan kami, mudah-mudahan Alih bahasa: Tersesat membawa nikmat ini dapat memberikan gambaran sekilas mengenai lika-liku dunia penerjemahan dan kejurubahasaan di Indonesia pada umumnya, serta pengalaman para penerjemah dan jurubahasa yang terhimpun dalam milis Bahtera pada khususnya.

Selamat membaca!

Untuk pemesanan, silakan hubungi sofiamansoor at gmail dot com.

Daftar Isi

Awalnya

1. Rahmani Astuti: Tersesat Membawa Nikmat
2. Ezmieralda Melissa: Berjodoh dengan Dunia Penerjemahan
3. Lanny Irenewati Utoyo: Tetangga
4. Sugeng Hariyanto: Cinta Kedua yang Memenangi Hatiku
5. Lulu Rahman: Penerjemah, Jangan Dipandang Sebelah Mata
6. Katsujiro Ueno: Perjumpaan yang Tak Terlupakan
7. Yovenda E Eksalan: Kok Bisa jadi Penerjemah?
8. Hilda Lionata: USB, Landfill, Cincin Psikologi, dan Banyak Lagi
9. Nelce Manoppo: Hmm… Jadi Penerjemah?
10. Maria E Sundah: Terjun Payung
11. Arfan Achyar: Semua Gara-gara Krismon
12. Sandra Dewi Wirawan: The Most Suitable Profession for Me
13. Anung Ariwibowo: Saya Bukan Penerjemah. Sumpah!

Rona

14. Windri Marieta: Menerjemahkan Do-re-mi
15. Mimi Bonnetto: Jadi Penerjemah di Luar Negeri Memangnya Gampang?
16. Dina Faoziah: Penerjemah di Jepang Harus Berani Buka-bukaan
17. Mila K Kamil: Angin pun Berbisik (*Whispering Breeze*)
18. Anna Wiksmadhara: Penerjemah Oh … Penerjemah
19. Ariani Widodo: Penerjemah Medis: Penerjemah Dua Setengah Bahasa?
20. Indra Listyo: Penerjemah Bersumpah
21. Susan Kumaat: Ujian Kualifikasi Penerjemah

All About Bahtera

22. Ade Indarta: Dengan Bahtera ke Singapura
23. Susan Kumaat: Bahtera Sahabatku
24. Rahmad Ibrahim: Nasibku Seandainya Tak Ada Bahtera
25. Maria E Sundah: Keluarga Besar
26. Dariyatno: Duh Bahteraku! Kau Berlayar Cukup Jauh
27. Lanny Irenewati Utoyo: Sinergi
28. Arif Rakhman: Mengarungi Lautan Penerjemah Bersama Bahtera
29. Rahmad Ibrahim: Bahtera, Semua Karena Cinta
30. Arfan Achyar: Si Meong

Di Balik Kata

31. Eva Nukman: Di Atas Kertas
32. Wiyanto Suroso: Ketika Klien Memaksa Menerjemahkan
33. Sofia Mansoor: My Dream Job
34. Nursalam AR: Aneka Rasa Menjadi Penerjemah
35. Femmy Syahrani: When The Translator Meets The Author
36. Daisy M Subakti: Bonus Menarik sebagai Penerjemah
37. John Gare: Niche Market
38. Wiyanto Suroso: Untungnya Dapat Berbahasa Asing
39. Sofia Mansoor: Thank You, Salamat Pagi, Next Vacation – Indonesia!
40. Nursalam AR: Saat Penerjemah Meminang
41. T Sima Gunawan: Lost in Translation
42. Wiwit Margawiati: Tetap Profesional sebagai Tenaga Lepas
43. Ivan Lanin: Kamus, Tesaurus, dan Glosarium Daring

The Messengers

44. Ayu Sasta: Interpreter Dadakan
45. Rochayah Machali: Etika Datang, Uang Terbang
46. Yanti Susanti: Interpreters Count
47. Susan Kumaat: Jadi Juru Bahasa Ternyata Asyik
48. Lenah Susianty: Juru Bahasa Sok Tahu
49. Bashir Basalamah: Karier Abah
50. Indra Listyo: Tip Praktis bagi Juru Bahasa

Astaga

51. Eva Nukman: Oh My God! I Translated My English
52. Kholidah Hanum: Saya Bayar Sisanya, tapi Dicicil Ya …
53. Ayu Sasta: Nasib Penerjemah Pemula
54. Rahmad Ibrahim: Sepenggal Kisah, di Tahun 2005
55. Rini Nurul: Seminggu yang Tak Terlupakan
56. Maria RW Perdana: Deadlines and Blunders
57. Krisnowati: Duka Penerjemah Buku Ajar

Cekakak

58. T Sima Gunawan: Dari Tikus sampai Kambing
59. Niken Terate: Terorisme Punya Tiga Istri
60. Mimi Bonnetto: Anekdot Terjemahan
61. T Sima Gunawan: Carut Marut Singkatanisasi

Trackback

42 comments untill now

  1. Selamat buat Nifi alias ibu Sofia Mansoor dan the gank (Om Eddie (Eddie R Notowidigdo), Bunda (Maria E Sundah), Wiwit Margawiati, Pak Bashir Basalamah dan seluruh anggota komunitas Bahtera alias Bahterawan (wati).

    Ibarat tape dan rendang, Bahtera semakin berumur semakin OK!

    Teruskan perjuangan! Tabik; Salam, Have a productive day!

  2. Sudah ada belum ya di toko buku?
    Salam, semoga terus kreatif bagi bahterawan/wati.

  3. Sofia Mansoor @ 2009-07-21 21:04

    Mas Eko, belum ada di toko buku, sebab mau memenuhi permintaan dari Bahtera dulu… saya sudah jawab lewat email mengenai cara memesan.

  4. optimistic mode on:
    bakal jadi bestseller nich.

  5. […] update: Silakan baca juga tulisan Bu Sofia di blog Bahtera. […]

  6. […] Blog Bahtera Asah, Asih, Asuh « Tersesat Membawa Nikmat […]

  7. bagaimana cara mendapatkan buku ini? apakah tersedia ebook yg bisa diunduh?

  8. Sofia Mansoor @ 2009-07-31 12:23

    duuuuh, potonya keciiil bangets, ini Wasis bukan ya?
    di toko buku baru beredar dua mingguan lagi.
    tapi, bisa juga pesan lewat saya, silakan kirim email ke , sertakan nama pemesan, jumlah pesanan, alamat pemesan, nomor HP pemesan.
    harganya Rp60.000, diskon 10%, dikirim lewat pos.

  9. duh… saya menyesal tidak menyempatkan diri menulis ketika hari deadline itu tiba :( padahal udah niat nulis… jadi gagal deh mejeng bareng di buku bahtera

    semoga ada buku kedua ya :)

  10. […] oleh Susan Kumaat sebagai bagian dari buku “Tersesat Membawa Nikmat,” karya bersama anggota milis […]

  11. Selamat…selamat…wah udah pengen baca aja nih….penerbitnya apa ya? Gampangan pesan sama bu Sofia mungkin ya…

  12. Sofia Mansoor @ 2009-08-13 07:40

    dear Retty,

    memangnya ke mana aja selama ini? :)

    iya, mending pesan ke saya aja, ada special price Rp50.000 untuk anggota Bahtera. di toko, buku ini akan segera beredar dnegan harga Rp60.000.

    mau pesan berapa copy? dialamatkan ke mana? kirim aja email ke:

  13. Muhammad Laba @ 2010-11-12 19:04

    IBU
    Kw mana saya transfer uang utk buku2 itu, sekalian list buku2 yang menurut ibu perlu utk penerjemah.
    Laba, Batam
    laba72@tyahoo.com

  14. Ubud Readers & Writers Festival tahun ini tema-nya Suka Duka. Sedikit nyrempet tulisan dalam buku ini. Ada yang diundang gak?

    http://www.ubudwritersfestival.com

  15. Terima kasih infonya. Coba nanti saya tanyakan ke Bahterawan yang lain.

  16. […] Artikel karya Indra Listyo. Dimuat di buku Tersesat Membawa Nikmat. […]

  17. L. Soetedja aka Luwi/Loewe @ 2009-09-03 10:52

    Buku yang ASYIIIKKKKK sekali …. senang membacanya dan sangat menyegarkan bagi saya. Memang apa yang ditulis dalam buku ini merupakan 90% pengalaman yang saya alami sendiri sejak bekerja sebagai penerjemah tulisan maupun lisan di Melbourne sini….
    Pekerjaan yang memang unik karena tidak pernah ada hal yang sama, subjek penerjemahan yang senantiasa berubah-ubah, kita dapat berkenalan dengan macam2 klien, dan juga kita dibayar untuk belajar…, dibayar untuk bepergian ke temapt2 yang belum pernah kita kunjungi dengan modal suara (interpreting jobs)
    Profesi mana yang melakukan ini selan menjadi penerjemah lisan/tulisan?
    Otakpun nenantiasa harus digunakan terus….
    Misalnya bagaimana menerjemahkan ” Siiip lah ” ke dalam bahasa Inggris ya ? Any suggestions ? hahaha….
    Sayangnya saya batal bertemu dengan para bahteranaut sewaktu saya kebetulan berlibur ke Jakarta pada thn 2007 karena waktunya mepet sehingga tak bisa bertemu dengan Wiwit, Ceu Sofia, Susan etc….
    Mudah2an dalam waktu mendatang kita bisa bertemu ya….

    L. Soetedja

  18. […] Dimuat di buku “Tersesat Membawa Nikmat.” […]

  19. Tersesat Membawa NIKMAT, Sebuah buku dari tulisan rekan2ku yg paling berbakat, thank you dan teruslah berkarya!

    Regard,
    Arbi

  20. wahh, sudah lama tidak menjenguk milis bahtera, ternyata sudah menerbitkan buku! kemana saja saya selama ini? :) a must have book, nih!

  21. Syurnatak @ 2010-03-17 17:54

    Sudah dicari bukunya di Palembang tapi belum ketemu.

  22. Peredran buku ini memang sangat terbatas. Jika Anda menginginkan buku Tersesat Membawa Nikmat, silakan layangkan email ke sofiamansoor at gmail.com

  23. Assalamu’alaikum wr.wb.

    Buku tsb ada di Gunung Agung atau Gramedia ga, Bu?
    Kalo ga, bisa beli dimana?

    Salam kenal dari saya…

  24. Ratih,

    Salam kenal juga.

    Kalau tertarik memiliki buku ini, silakan kirim email ke alamat saya di:
    sofiamansoor (at) gmail (dot) com

  25. Widya H Sapardan Rustomo @ 2010-06-04 13:51

    Saya penterjemah lepas, dan saya berminat sekali untuk bergabung sebagai anggota BAHTERA. Bagaimana caranya?
    Juga, saya tertarik sekali dengan buku ini? dimana saya bisa membelinya
    Salam

  26. Sofia Mansoor @ 2010-06-04 13:56

    Mas Widya:

    1) untuk bergabung dengan milis Bahtera, silakan subscribe ke bahtera@yahoogroups.com

    2) untuk memiliki buku TMN, silakan layangkan email ke: sofiamansoor@gmail.com

  27. Silakan saja langsung buka peramban, dan salin tempel ke kotak alamat web:
    http://groups.yahoo.com/group/bahtera/

    Klik “Join this group”.

  28. […] Alih Bahasa: Menatah Makna merupakan kelanjutan dari buku sebelumnya dari seri yang sama, Tersesat Membawa Nikmat, yang menghimpun tulisan karya penerjemah dan juru bahasa yang tergabung dalam milis Bahtera […]

  29. […] Tersesat Membawa Nikmat Penulis: Bahterawan Penerbit: ITB, Juli 2009 Paperback, 216 halaman Ulasan isi buku: di Blog Bahtera […]

  30. […] Februari 2011, saya menyumbang dua artikel juga. Sedangkan pada buku Bahtera 1 yang diberi judul Tersesat Membawa Nikmat (TMN) saya tidak menyumbang tulisan, tentu saja tidak karena saya belum jadi anggota milis Bahtera saat […]

  31. […] ALIH BAHASA: TERSESAT MEMBAWA NIKMAT Editor: Sofia Mansoor & Maria E. Sundah Penerbit: ITB Terbit: 2009 Tebal: 216 halaman ISBN: 9789791344524 Sumber: blog.bahtera.org […]

  32. […] yang berisi tentang suka duka para penerjemah dan sepak terjangnya. Silahkan dimiliki dan dibaca: Tersesat Membawa Nikmat, Menatah Makna, dan Pesona Penyingkap Makna. Untuk memiliki buku-buku […]

  33. Judulnya bikin penasaran, 😀 hehe, ternyata judul sebuah buku..

  34. Wiiih…spertinya bagus isinya. Sekarang masih dijual di Gramedia ?

  35. Mbak Novy, buku ini sudah habis persediaannya. Ini buku Bahtera 1. Yang masih tersedia adalah buku Bahtera 2 (Menatah Makna) dan Bahtera 3 (Pesona Penyingkap Makna). Silakan baca sinopsis kedua buku tersebut di blog ini juga. Harga paket hemat keduanya total Rp100.000, ditambah ongkos kirim yang besarnya menurut kota tujuan. Untuk pemesanan, silakan layangkan surel (email) ke: sofiamansoor@gmail.com

  36. Yaaah telat brapa taun ya saya … qeqeqeqq…pingin tau jadi pemula translator.

  37. Baru tahu dan mulai baca-baca.
    Tapi kelihatannya sip nih.
    Bisa-bisa ketagihan disini deh.
    Thanks ya.

  38. nuru fauzy @ 2015-03-12 18:12

    Buku2nya bagus…masih ada stoknya gak ya? Udah nyari di gramedia gak ad

  39. […] ALIH BAHASA: TERSESAT MEMBAWA NIKMAT Editor: Sofia Mansoor & Maria E. Sundah Penerbit: ITB Terbit: 2009 Tebal: 216 halaman ISBN: 9789791344524 Sumber: blog.bahtera.org […]

  40. You amazingly come with really good posts. Thanks a lot for sharing your Article.
    Good to find an expert who knows what he’s talking about!

  41. […] Tersesat Membawa Nikmat. Sumber gambar: Blog Bahtera […]

Add your comment now