Sifi difiafa mafasifih afadafa difi safanafa?

Hush, jafangafan difilifihafat sefekafarafang!

Nafantifi difiafa tafahufu!

Anda mungkin kebingungan membaca kalimat di atas.

Tetapi, tanyakanlah kepada mereka yang berusia remaja pada tahun 1960-an, mereka pasti tahu arti kalimat aneh itu. Ya, hilangkan saja semua fa, fi, dan fe, maka kalimat itu berbunyi: “Dia masih ada di sana? Hush, jangan dilihat sekarang! Nanti dia tahu!”

Pada kurun waktu yang sama, kata seperti “asoi”, “ajojing”, dan “gengsot” sangat populer di kalangan remaja. Tetapi, ke mana sekarang kata-kata itu? Hampir tidak pernah terdengar lagi, bukan? Nah, kata yang populer di tahun 1990-an pun, seperti “ngelaba”, “nyokap”, dan “doski”, besar kemungkinan akan lenyap pula pada satu generasi yang akan datang.

Read the rest of this entry

BahteraHalo Bahterawan,

Tahun 2009 rupanya menjadi tahun sibuk yang penuh karya cipta di Bahtera… Sebulan sebelumnya, Desember 2008, Lokakarya Bahtera yang pertama dilangsungkan di Jakarta, dihadiri oleh sekitar 75 orang yang haus akan pengetahuan di bidang penerjemahan. Lokakarya ini dengan cepat diikuti dengan kegiatan yang sama yang berlangsung di Bandung (Februari 2009, 50an peserta), Yogyakarta (April 2009, lebih dari 100 peserta), dan pada Juli 2009 akan berlangsung di Malang dengan nama acara Bahtera Goes to Malang.

Selain kegiatan lokakarya, aneka lomba juga mulai marak di milis Bahtera, diawali dengan Lomba Penerjemahan Bahtera yang pertama (Januari 2009), diikuti dengan Sayembara penerjemahan puisi Amir Hamzah dan Abdul Hadi (Maret 2009), dan yang terakhir adalah Lomba Bahtera – Kata Berimbuhan (Mei 2009).

Selanjutnya, dalam acara Bahtera Goes to Malang pada Juli 2009 ini akan ada beberapa peristiwa penting dalam sejarah Bahtera: (1) acara ulang tahun ke-12 Bahtera, (2) peluncuran buku perdana Bahtera berjudul ALIH BAHASA: Tersesat membawa Nikmat yang memuat 60 tulisan karya 45 orang Bahterawan, dan (3) peresmian Kateglo Bahtera, yakni kamus-tesaurus-glosarium daring Bahtera yang digagas oleh Ivan Lanin dkk.

Karya cipta paling mutakhir, yakni Blog Bahtera, sudah mulai pula disibakkan layarnya oleh Ivan dan Romi Hardiyanto, yang menjadi tempat dilayarkannya aneka tulisan yang berkaitan dengan bahasa dan terjemahan – misi milis Bahtera.

Marilah bersama-sama kita isi Blog Bahtera ini dengan tulisan-tulisan yang menarik dan layak dibaca, untuk meneguhkan bahasa Indonesia yang kita cintai, dan memperkaya khazanah pengetahuan para penerjemah dan juru bahasa Indonesia.

Kami nantikan tulisan Anda!